Lintas Berita Nasional | Repost News: Nasional
Kasus Rusuh 27 Agustus 2026, Prabowo Buka Suara Siapa Dibalik Peristiwa Tersebut

Kasus Rusuh 27 Agustus 2026, Prabowo Buka Suara Siapa Dibalik Peristiwa Tersebut


Presiden RI Prabowo Subianto menjawab pertanyaan terkait laporan intelijen ke dirinya soal dugaan aktor intelektual di balik kerusuhan 27 Agustus lalu.


Hal itu disampaikannya saat  mengundang sejumlah pimpinan redaksi dan pengamat ke kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) beberapa waktu lalu.


Prabowo mulanya menyampaikan bahwa korupsi harus musnah dari bumi Indonesia. Ia mengatakan, upaya itu pun pasti akan mendapatkan perlawanan dari para koruptor.


Setelahnya, salah seorang peserta diskusi, Rivana Pratiwi, kembali bertanya kemungkinan para koruptor itu melawan dan berada di balik kericuhan tersebut.


"Ya, jadi saya sudah menyampaikan Indonesia selamat kalau kita bisa berantas korupsi, ya jelas koruptor-koruptor enggak suka kan?" kata Prabowo dalam forum yang menjadi bagian dari Program Presiden Prabowo Menjawab, Jumat (18/9).


"Berarti mereka yang mengerahkan massa-massa itu pak? Yang ingin merusak situasi?" tanya balik Rivana.


"Ya kira-kira?" tanya balik Prabowo menimpali pertanyaan yang dilemparkan kepadanya.


Prabowo juga menyampaikan bahwa ia turut menerima informasi adanya dugaan aliran dana di balik kericuhan.


Ia mengklaim anak-anak di bawah umur telah ditipu daya oleh oknum untuk membuat ricuh. Itu, kata dia, pun sudah diakui sejumlah anak-anak itu bahwa mereka dijanjikan sesuatu.


"Anak-anak itu kalau kita kumpulkan ngaku, dibayar Rp100 ribu, dijanjikan Rp200 ribu, disuruh ini disuruh itu, ada yang dikasih obat dan sebagainya," ucap dia yang juga Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut..


Pada saat itu, Prabowo juga ditanyakan dugaan lawan politiknya di balik kerusuhan ini.


Namun, ia tidak menjawab tegas. Ia hanya mengatakan jika hendak memberantas narkoba, maka mafia narkoba takkan diam dan pasti akan melawan balik.


Ia pun mengaku pemerintah tengah memburu aktor intelektual di balik kericuhan, dan mengklaim sudah mulai menemukan titik terang.


"Kita sudah ke arah situ," kata dia. (CNN INDONESIA)


Kerap Kritik Pemerintah, Prabowo sindir Pakar : Saking Pintarnya Jadi Goblok !

Kerap Kritik Pemerintah, Prabowo sindir Pakar : Saking Pintarnya Jadi Goblok !


Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik terhadap sejumlah pihak yang disebutnya sebagai pakar, tetapi kerap menyampaikan tudingan yang dinilai tidak berdasar.


Prabowo bahkan menyebut ada pakar yang justru menjadi "goblok" karena merasa terlalu pintar.


Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9).


"Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok. Ini masalahnya di tengah kawan-kawan sejati," kata Prabowo.


Prabowo kemudian mengaitkan pernyataannya dengan latar belakang PAN yang dinilainya memiliki basis agamis. Dia menyinggung ajaran Islam mengenai fitnah dengan mengutip Surah Al-Baqarah ayat 191.


"Tapi benar PAN kan ada basis agamis. Kalau tidak salah ada hadis yang bunyinya fitnah lebih kejam daripada pembunuhan, surat Al-Baqarah ayat 191," ucap Prabowo.


Menurut Prabowo, terdapat sejumlah orang yang menggunakan status sebagai pakar untuk menyampaikan tudingan yang dia kategorikan sebagai fitnah. Meski demikian, dia mengatakan tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut dan memilih mencatatnya.


"Ada beberapa pakar, saking pakarnya dia melontarkan fitnah. Tapi sudahlah, kita bangsa besar, kuat, saya pun mencatat saja," ujarnya.


Prabowo juga menekankan pentingnya kejujuran intelektual bagi seseorang yang memiliki kapasitas sebagai cendekiawan atau pakar. Menurut dia, kemampuan intelektual semestinya disertai dengan sikap jujur dalam menyampaikan pandangan.


"Kalau Anda mempunyai kepintaran, kalau Anda punya kepakaran, seorang cendekiawan itu harus jujur. Itu namanya kejujuran intelektual," tegasnya.


Dia kemudian menyinggung pihak yang disebutnya mengabdikan diri kepada kepentingan bangsa lain. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo ketika berbicara mengenai sikap dan loyalitas dalam menjalankan kepakaran.


"Apalagi kalian mengabdi kepada kepentingan bangsa lain," beber Prabowo.


Prabowo menegaskan komitmennya untuk mengabdikan diri kepada negara dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Dia mengungkapkan, ingin melihat Indonesia menjadi negara yang dihormati sekaligus memastikan tidak ada rakyat yang hidup dalam kondisi kelaparan.


"18 tahun saya siap mati untuk negara ini. Saya ingin membela bangsa saya untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat Indonesia tidak ada orang lapar di Indonesia," ucap Prabowo.


Prabowo juga menyoroti persoalan kesehatan dan pemenuhan gizi anak. Dia berharap tidak ada lagi orang tua yang kesulitan ketika anaknya sakit maupun anak-anak yang harus pergi ke sekolah tanpa makan.


"Biar tidak ada bapak dan ibu yang bingung melihat anaknya sakit. Tidak ada anak di Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan," tuturnya.


Dia menilai kekurangan gizi dapat memengaruhi pertumbuhan anak, termasuk kondisi fisik, sehingga dapat berdampak pada kemampuan mereka untuk bersaing di masa mendatang.


"Tidak ada anak-anak di Indonesia yang stunting, tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, otot-otot yang lemah, tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain, saya tidak ingin lihat itu. Itu bukan sumpah saya," urainya.


Karena itu, Prabowo kembali menegaskan tekadnya untuk membawa Indonesia menuju kondisi yang lebih sejahtera. Dia menyebut kesejahteraan rakyat sebagai bagian dari sumpah pengabdiannya kepada bangsa dan negara.


"Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya," paparnya. (JAWAPOS)

Singgung Backing Tambang Illegal, Prabowo Minta TNI Tegakkan Disiplin

Singgung Backing Tambang Illegal, Prabowo Minta TNI Tegakkan Disiplin

 

Presiden RI Prabowo Subianto meminta para pejabat di lingkungan TNI untuk berani menegakkan disiplin dengan menindak setiap pelanggaran yang ada sekaligus menjadi contoh bagi anak buah mereka. "Ya saya ingatkan adik-adik saya, junior-junior yang memegang kepemimpinan di TNI dan di mana-mana, saya ingatkan bahwa sebagai pemimpin kita harus berani menegakkan disiplin ke dalam dan memberi contoh ke dalam," kata Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, dikutip pada Jumat (18/9/2026). 


Prabowo pun mengimbau semua lembaga, termasuk TNI, untuk memperbaiki diri, serta meningkatkan kompetensi dan profesionalitas. Sebab, menurut dia, aksi penyelewengan, tidak disiplin, korupsi, kerap menjangkiti semua institusi.


"Jadi kita harus memperbaiki pendidikan dan saya juga sudah, sudah memberi istilahnya isyarat atau himbauan ke semua lembaga untuk membersihkan diri masing-masing. Leadership masing-masing. Termasuk TNI," tutur dia.


Prabowo pun menyinggung adanya praktik backing tambang-tambang ilegal yang dilakukan orang-orang berkuasa.

 

"Ya kalau ada umpamanya tambang-tambang ilegal, biasanya itu dapat backing. Dapat perlindungan. Dari siapa? Ya dari mereka yang punya kekuasaan kan," kata Prabowo. Menurut dia, setiap penyelewengan dan kegiatan ilegal seperti itu justru harus ditertibkan. 


"Ya ini, ini yang harus kita, kita tertibkan. Makanya makanya pekerjaan Indonesia ini tidak, tidak gampang kita. Tapi harus kita lakukan," kata dia


Prabowo pun mengaku sering memberikan pengarahan kepada jajaran TNI soal nilai-nilai kepemimpinan. Bahkan, Prabowo juga menilai seluruh kementerian/lembaga perlu direvitalisasi. 


"Jadi setiap saya kasih pengarahan kadang-kadang kepada komandan-komandan batalion ke atas, saya kasih slide-slide ini. Saya paparkan. 'Kamu mau negaramu seperti ini terus?'," ucap Prabowo. "Karena kamu nanti yang akan ambil alih. Kalau ini diteruskan, susah Indonesia bertahan. Jadi itu, itu tantangannya itu.


Memang bener. Semua institusi harus kita apa? Revitalisasi. Dan ini butuh leadership yang bagus dari pejabat-pejabat yang mimpin," sambung dia. (KOMPAS)